Pertemuan ke11 Filsafat Islam

Pertemuan ke11 Filsafat Islam

Nama  : Azalia Naila Putri Adji

Kelas   : Jurnalistik 3C

NIM    : 11220511000137

Pada pertemuan mata kuliah Filsafat kali ini diadakan secara offline/luring di Gedung fdikom Theater lt.6. Pada pertemuan kali ini akan membahas materi tentang “Al-Ghazali: Sejarah dan Pemikiran filsafatnya”. Materi ini akan di presentasikan oleh kelompok 9 dari kelas C dan D. materi yang bisa saya simpulkan:

Al-Ghazali: Sejarah dan Pemikiran Filsafatnya.

Nama lengkapnya yaitu Abu Hamid Muhammad bin al-Ghazali.1 Lahir pada 450 H, bertepatan dengan 1059 M, di Ghazaleh, Trus, wilayah Khurasan. Beliau wafat di Tabristan wilayah provinsi Tus pada 14 Jumadil Akhir tahun 505 H, bertepatan dengan 1 Desember 1111 M. Kritiknya terhadap filsafat, sebagaimana termuat pada karyanya Tahafut alFalasifah, disinyalir bisa menghidupkan filsafat di dunia Islam serta memilih jalannya sejarah pemikiran umat Islam berikutnya.

Al-Ghazali membagi para filosof kedalam tiga kelompok, yang masing-masing mempunyai pemikiran yang berbeda. tapi, kesemuanya tak luput dari tanda-tanda kekufuran. Pertama, filosof Materialis (al-Dhariyyun), mereka adalah Atheis yang menyangkal adanya Allah dan merumuskan kekekalan alam dengan sendirinya. Kedua, filosof Naturalis/Deistis (Thabi’iyyun), mereka melaksanakan berbagai riset terhadap alam semesta, hewan serta tumbuhan. Ketiga, filosof Teis (al-Ilahiyyun), mereka ini adalah filosof Yunani seperti Socrates, Plato, dan Aristoteles. Sedemikian efektifnya, mereka membuktikan kesalahan filsafat Materialis dan Naturalis, sehingga pihak-pihak lain tidak berkesempatan untuk melakukan hal yang serupa.

Sebagai seorang cendekiawan terkemuka, al-Ghazali berusaha menciptakan karya[1]karya yang dapat menginspirasi orang untuk terus mengejar pengetahuan, terutama pengetahuan agama. Salah satu karyanya yang terkenal, "Ihya Ulum Ad Din" yang berarti membangkitkan ilmu-ilmu agama, banyak digunakan oleh para ulama kalam sebagai sumber referensi untuk studi mengenai praktek-praktek keagamaan manusia. Dalam bukunya ini, al-Ghazali secara mendalam menjelaskan berbagai aspek ilmu keagamaan Islam, konsep keesaan Allah, dan bidang-bidang pengetahuan agama lainnya.

Komentar