Pertemuan keLima Filsafat Islam

 Pertemuan ke 5 Filsafat Islam

Nama : Azalia Naila Putri Adji

NIM : 11220511000137

Kelas : Jurnalistik 3-C. 


Pada pertemuan kelima Filsafat Islam ini dilaksanakan secara daring melalui gmeet yang di share oleh pj. Pada jam awal langsung dimulai dengan sesi Presentasi kelompok 4 yaitu membahas tentang "Al-Farabi: Sejarah dan Pemikiran Filsafatnya" . Kelompok 4 membuka presentasi dengan mengucapkan salam kepada dosen dan teman-teman lalu dilanjutkan dengan perkenalan anggota kelompok 4. setelah itu mulai presentasi. 

Materi dari kelompok 4 adalah "Al-Farabi : Sejarah dan Pemikiran Filsafatnya" pada materi yang dijelaskan dari makalah bisa saya simpulkan: 

- Al-Farabi, juga dikenal sebagai Al-Farabi adalah salah satu tokoh besar dalam sejarah filsafat Islam. Lahir sekitar tahun 870 Masehi di wilayah Transoxiana, yang sekarang merupakan bagian dari Kazakhstan, Al-Farabi memainkan peran 

penting dalam mengembangkan dan membentuk pemikiran filosofis, terutama dalam konteks penyatuan filsafat Yunani klasik dengan tradisi Islam.

- Al- Farabi adalah tokoh penting dalam sejarah pemikiran filsafat islam. Ia menggabungkan ajaran Aristoteles dengan tradisi pemikiran Islam dan membantu mempopulerkan karya Aristoteles di dunia Islam. 

- Pemikiran Al- Farabi mempengaruhi banyak filsuf dan cendekiawan setelahnya, terutama di dunia Islam dan Eropa. Karya-karyanya diterjemahkan ke dalam bahasa latin dan memiliki dampak yang signifikan pada perkembangan pemikiran barat. Meskipun hidup di abad pertengahan, kontribusi Al-Farabi terus relevan dalam wacana filsafat modern, terutama dalam bidang politik, etika, dan teori negara. 

itulah sedikit kesimpulan yang dapat saya simpulkan mengenai "Al-Farabi : Sejarah dan Pemikiran Filsafatnya. Lalu setelah sesi presentasi langsung dilanjutkan dengan sesi tanya jawab ,sesi tanya jawab berlangsung secara baik dan kritis. setelah itu dilanjutkan dengan penambahan penjelasan materi oleh dosen Bapak Rizal. Pemakalah memaparkan materi sudah bagus dan cukup rinci. 

Komentar